Impostor Factory Review – Tangis Bahagia dalam Sebuah Plot Twist

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:20 WIB

Diorama.id – Mengenalkan diri ke karya buatan Freebird Games membuat saya tak berhenti setelah menikmati game buatan mereka yang diawali oleh seri To The Moon. Tidak ada yang menyangka, bahwa Kan Gao sebagai desainer gamenya melanjutkan serinya ke cerita bersambung dengan judul lain yakni Finding Paradise.

Kedua judul baik To The Moon dan Finding Paradise milik Freebird Games miliki ciri khas yang sama: cerita yang menyentuh hati serta alunan musik karya Kan Gao yang sangat pas dengan situasi.

Sebelum kamu lanjut baca, karena artikelnya cukup panjang, akan lebih baik kamu klik link berikut agar kamu bisa membaca artikel ini dengan nyaman. Atau kamu bisa tambahkan ?page=all di belakang alamat website artikel ini.

Memang, keduanya tidak memberikan sebuah gebrakan yang inovatif karena fokusnya pada penulisan cerita dan karakter bukan gameplay. Namun ciri khas cerita pilu menjadi salah satu faktor kenapa game Freebird Games banyak dicintai oleh fansnya termasuk saya.

Beberapa tahun lalu, Freebird Games umumkan bahwa mereka melanjutkan serial gamenya dalam judul baru bernama ‘Impostor Factory’. Bukan, ini bukan impostor seperti game Among Us, namun kalian akan menemukan kenapa gamenya diberi judul seperti itu jika memainkannya.

Impostor Factory selesai dikerjakan akhir bulan September 2021 yang lalu karena masalah pengembangan akibat pandemi, dan dapatkan banyak review positif dari para fans.

Sayapun memainkannya dan berharap mendapatkan cerita yang kembali menyentuh hati dan membuat saya terharu. Namun haru yang saya dapatkan bukanlah rasa sedih, melainkan tangis bahagia yang berbeda dari dua seri sebelumnya.

Baca Juga: Fatin Shidqia Mulai Rambah Dunia Video Game dengan Livestream Genshin Impact

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X