Roller Champions Review – Olahraga Pemacu Adrenalin dengan Elemen ‘Tawuran’

- Kamis, 9 Juni 2022 | 17:50 WIB
Credit: Ubisoft
Credit: Ubisoft

Banyak cara untuk mencetak skor, baik lakukan tackle hingga mengoper bola ke rekan satu tim / Credit: Ubisoft

Tak hanya itu, kamu juga bisa lakukan freestyle dengan melompat cukup tinggi sembari membawa bola atau hanya gabungkan tackle musuh dengan lompatan agar terlihat indah dan mengecoh.

Animasi balapnya yang kini telah dipoles dengan baik oleh Ubisoft berikan sensasi balapan pemacu adrenalin yang sangat imersif dan seperti yang bisa diharapkan dari Ubisoft yang sudah berpengalaman mengembangkan game olahraga khususnya balap.

Sayangnya freestyle yang terbatas membuat Roller Champions terasa kurang, kamu hanya bisa melakukan tackle biasa dengan lompatan indah jika digabungkan. Ia tak bisa beri opsi seolah kamu mampu menghindari tackle musuh dengan freestyle lompatan tersebut baik secara manual maupun otomatis.

Jadi ketika kamu melakukan freestyle dengan tombol sederhana yakni lompat, kamu bakal kesulitan untuk menghindari tackle musuh. Tentu saja ini memberikan tantangan tersendiri, namun bakal terasa sia-sia.

Variasi freestyle yang hanya lompat juga kurang membuat permainannya menarik karena ini bakal hanya bisa dikuasai oleh player advanced saja dan wajib gunakan controller. Akan lebih keren jika Ubisoft tambahkan kemampuan seperti meliuk-liuk di arena atau opsi untuk membuat ‘fake’ agar musuh terkecoh.

Credit: Ubisoft

Menariknya? Kamu sebenernya bisa belajar freestyle ini di laman options dan tidak di tutorial. Ubisoft tidak akan mengajarimu di tutorial dan hanya bisa dilatih via config saja di mode training. Membuat perbedaan skill antara kamu dan tim musuh bisa jauh sekali.

Di tengah permainan, kamu akan menikmati komentator yang berkomentar di sepanjang pertandingan Roller Champions. Sayang, mereka hanya sedikit berkomentar dan tidak memberikan komentar penuh layaknya sepak bola.

Padahal jika Ubisoft melakukan ini, keimersifannya sebagai game olahraga bakal semakin menjadi. Tak terkecuali jika mereka juga tambahkan perkenalan tim dengan animasi dan komentar berdasarkan pencapaian tim. Misalnya saja berbicara seperti, “Berikut apa yang telah mereka capai selama ini” dibanding hanya perkenalan animasi tiga karakter dengan ‘gelar’-nya masing-masing.

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X