Review Stray – Petualangan Kocheng Oren dalam Dunia Cyberpunk

- Senin, 25 Juli 2022 | 14:39 WIB
Review Stray bahasa Indonesia, gambar diedit oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive
Review Stray bahasa Indonesia, gambar diedit oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

Di wilayah tertentu, kamu akan merasakan bagaimana musik mencekam, misterius, dan syahdu didendangkan. Memberi rasa waspada, cepat, dan tenang di setiap sesinya.

 

Cerita Tersurat dengan Makna yang Dalam

Cerita Stray cukup sederhana yakni keinginan kembalinya kucing oren bersama keluarga kawanannya. Namun seiring berjalannya cerita, kamu akan menemukan bagaimana ia bisa menyentil teknologi dan sifat buruk manusia selama ini.

Gambar oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

Menggunakan robot drone B-12 untuk terjemahkan apa yang para robot bicarakan, Stray akan berimu gambaran bagaimana dunia yang dipenuhi robot tersebut tak lepas dari diskriminasi dan keburukan yang diakibatkan oleh manusia.

Di Slum misalnya, kamu akan menemukan bagaimana manusia ‘memperlakukan wilayah tersebut sebagai tempat sampah’ dan gilanya sifat mereka terhadap para robot. Padahal, para robot hanya ingin dekat dengan penciptanya.

Namun di sisi lain, kamu akan menemukan bagaimana alam dan robot bisa hidup harmonis dan saling berdampingan tanpa sifat buruk manusia. Mengubah pola pikir bahwa robot seperti Terminator itu tidak ada dan hanya manusia yang bisa sejahat itu.

Gambar oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

Kisah dari si Oren dan B-12 sendiri juga cukup dalam dan mungkin bisa membuatmu mewek setelah perjalanan panjang yang mereka lakukan.

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X