Review Stray – Petualangan Kocheng Oren dalam Dunia Cyberpunk

- Senin, 25 Juli 2022 | 14:39 WIB
Review Stray bahasa Indonesia, gambar diedit oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive
Review Stray bahasa Indonesia, gambar diedit oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

 

Tampilan Visual dan Desain Kota yang Bikin Betah

Gambar oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

Selain sebagai kucing petualang, Stray juga sajikan tampilan visual yang sangat indah dan bikin betah, seperti yang saya bilang sebelumnya, ia jadi game yang juga dipromosikan sebagai technical demo dari kekuatan PS5 dan hasilnya memang tidak mengecewakan.

Desain beberapa ruangan dibuat dengan sangat detail, misalnya saja ruangan penuh buku yang isinya banyak sekali properti buku yang berserakan, hingga ruang persembunyian salah satu robot.

Gambar oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

Saya bahkan bisa merasa sangat betah untuk tinggal di beberapa ruangan tertentu meskipun tidak bisa benar-benar masuk di dalamnya.

Pencahayaan BlueTwelve yang dibantu dengan teknologi Unreal Engine 5 benar-benar membuat game-nya ke next level untuk urusan tampilan visual, khususnya pencahayaannya yang sangat oke.

Tak hanya pengaturan cahaya dan tampilan 3D dan asset-nya yang sangat detail, Stray juga hadirkan tone warna yang berbeda di setiap situasi tertentu.

Gambar oleh Diorama.id / Credit: BlueTwelve, Annapurna Interactive

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X