Amerika Serikat akan Bebankan Pajak Bagi Para Pemilik NFT

- Selasa, 9 November 2021 | 12:22 WIB
NFT akan dikenakan pajak di Amerika Serikat / Sumber gambar: Istimewa
NFT akan dikenakan pajak di Amerika Serikat / Sumber gambar: Istimewa

Diorama.id – Non-Fungible Token yang biasa disebut NFT dan dikenal dalam bentuk produk bernama Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, dsb adalah mata uang virtual yang tak jelas nilainya. Namun pemerintah Amerika Serikat berencana akan bebankan pajak bagi para pemiliknya.

Menurut laporan TheGamer, Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru saja melepas biaya infrastruktur negaranya. Di antara daftar yang dirilis, ia juga memasukkan NFT / mata uang kripto untuk dapat diregulasikan dan dikenai pajak.

Pembebanan pajak ini berlaku bagi pemilik NFT atau mata uang kripto yang berbelanja lebih dari 10 ribu USD atau sekitar lebih dari 140 juta rupiah. Pemerintah Amerika Serikat akan menganggap NFT dan aset digital lain sebagai sesuatu yang bernilai tunai.

Baca Juga: Serial Netflix Bertema Supranatural Karya Sutradara “Train to Busan” Rilis Final Trailer

Akuntan Publik bernama James Yochum menjelaskan di cuitan akun Twitternya bahwa jika seseorang berbisnis atau menjual ulang NFT lebih dari 10 ribu dolar, maka mereka harus mengisi formulir 8300 dari badan pajak Amerika Serikat Internal Revenue Service atau IRS.

Tak hanya mengisi formulir, mereka juga wajib mendapatkan nomor keamanan sosial, dan siapa pembelinya. Jika formulir 8300 tak dilaporkan dalam kurun waktu 15 hari, maka tindakan transaksi tersebut akan dianggap sebagai tindakan kriminal karena melanggar aturan 6050i.

Jika pengaplikasian pajak ini sukses di Amerika Serikat, maka Indonesia bisa menirunya agar harga pasar untuk komponen tidak kacau akibat banyak digunakan untuk menambang NFT.

Editor: Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya Xiaomi 11T Juga Dapatkan Update MIUI 14!

Senin, 30 Januari 2023 | 08:00 WIB
X