Apple Tak Lagi Jadi Perusahaan yang Paling Bernilai di Dunia

- Kamis, 19 Mei 2022 | 17:00 WIB
Credit: Apple
Credit: Apple

Menanggapi penurunan ini CEO Apple, Tim Cook salahkan turunnya suplai semikonduktor akibat COVID yang menyebabkan permintaan sangat tinggi. Banyaknya lockdown juga paksa Apple kehilangan sekitar 8 miliar USD.

Kendati demikian, Apple masih bisa mengamankan nilai saham dan keuntungan mereka.

Baca Juga: Update Firmware Bikin Apple Magsafe Battery Pack Dapat Isi Baterai iPhone Lebih Cepat

Menurut CIO Tower Bridge, James Meyer yang mengatakan pada Bloomberg, keadaan ini tidak bisa dibandingkan dari segi bisnis atau fundamental, tapi prospek ruang komoditas mereka meningkat.

Meyer juga sebutkan bahwa Saudi Aramco adalah salah satu perusahaan yang diuntungkan atas inflasi dan penurunan suplai tersebut.


Read more articles from Ayyadana Akbar on this link.

For PC/Console video game related news, game review, and press release, please contact me at: akbar@diorama.id

For business and partnerships with diorama, please contact us at: diorama@suaramerdeka.com

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bocoran Spesifikasi Lengkap Xiaomi 12T!

Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:58 WIB

4 Fitur Rahasia iOS 16 yang Diupdate oleh Apple!

Senin, 1 Agustus 2022 | 18:11 WIB
X