Dijanjikan Naik Gaji, Anggota Tim QA Raven Software Milik Activision Justru Kena PHK

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 20:00 WIB
Tim QA Raven Software pengembang yang menangani COD Warzone tak jadi naik gaji dan justru diPHK / Activision Blizzard
Tim QA Raven Software pengembang yang menangani COD Warzone tak jadi naik gaji dan justru diPHK / Activision Blizzard

Diorama.id – Drama Activision Blizzard memang belum berakhir, namun usaha untuk memperbaiki lingkungan kerja yang buruk tersebut tengah mereka usahakan. Sayang, salah satu tim pengembangnya, Raven Software justru mendapatkan masalah baru.

Jason Schreier, Jurnalis dari Bloomberg melakukan retweet salah satu Jurnalis Nintendo Life yang mengatakan bahwa beberapa temannya yang merupakan karyawan Activision Blizzard yang berada di Raven Software dari tim QA atau Quality Assurance yang terdiri dari game tester, justru ditendang setelah sebelumnya dijanjikan naik gaji.

Baca Juga: Bos Xbox Evaluasi Kerjasama Mereka dengan Activision Blizzard Pasca Drama CEO nya

Beberapa karyawan Raven Software dipanggil ke dalam sebuah rapat dan kemudian diberitahu bahwa mereka telah diPHK dari kantor Activision Blizzard.

Jason Schreier melanjutkan bahwa ia telah berkomunikasi kepada hampir setengah dari para tester Raven Software. Mereka mengatakan bahwa Activision Blizzard menghubunginya secara individu untuk memberitahunya apakah mereka masih bertahan atau tidak. Sementara karyawan lain yang jadwal rapatnya masih minggu depan masih dalam keadaan was-was tidak mengetahui apakah mereka masih bekerja atau tidak.

Baca Juga: Activision Blizzard Respon Kekecewaan Bos Xbox dan PlayStation

Raven Software adalah pengembang yang diberi tanggung jawab oleh Activision Blizzard dan Infinity Ward untuk menangani Call of Duty Warzone, sebuah mode battle royale gratis dari Modern Warfare yang berhasil suntikkan dana hingga 1,93 miliar USD tahun lalu.

Activision Blizzard saat ini tengah alami kasus pelecehan dan diskriminasi yang ternyata telah dilakukan selama bertahun-tahun. Dari sini banyak karyawan mereka yang hengkang, bahkan posisi pimpinan yang kemudian digantikan seorang perempuan juga didiskriminasi.

Baca Juga: CEO Activision Blizzard Janji akan Keluar Jika Masalah Tak Bisa Cepat Ia Perbaiki

Halaman:

Editor: Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Game FPS Roguelite, Witchfire Umumkan Early Access

Minggu, 23 Januari 2022 | 09:00 WIB

Uncharted Legacy of Thieves Pamerkan Trailer Epik

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:15 WIB

Ghostwire Tokyo Meluncur Bulan Maret?

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:00 WIB

Mayoritas Developer Game Tak Tertarik dengan NFT

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:30 WIB
X