Seorang Digital Artist Klaim Rainbow Six Siege Curi Karyanya Tanpa Izin

- Jumat, 7 Januari 2022 | 14:15 WIB
Credit: Ubisoft
Credit: Ubisoft

Diorama.id – Menggunakan karya orang tanpa izin untuk keuntungan perusahaan adalah hal yang tidak bisa dibenarkan. Terlebih jika pembuatnya mengetahuinya dan tak segera meminta izin. Seperti kasus yang dialami Rainbow Six Siege buatan Ubisoft.

Seorang Digital Artist bernama Ram Blye cuitkan (akun Twitternya kini dikunci, kamu bisa melihatnya via archive di link berikut) bahwa karya glitch miliknya yang dipublikasikan sebagai non-komersil dan harus cantumkan kredit ke pembuatnya dicuri oleh Ubisoft di Rainbow Six Siege.

Digital Artist tersebut kemudian membandingkan karyanya dengan video yang ia temukan menggunakan Tineye dari pengguna Reddit bernama SeanD21A dan tunjukkan drone yang dihack Rainbow Six Siege.

Baca Juga: Tak Kunjung Rilis, Associate Game Director Skull and Bones Tinggalkan Ubisoft

Hasilnya? Karya Digital Artist tersebut sangat mirip dengan yang digunakan. Ram Blye kemudian memberikan perbandingannya dengan efek fade dan terlihat sama persis.

Blye kemudian jelaskan bahwa Ubisoft mengambil karyanya dan membalik dan mengubahnya sedikit. Ia mengaku Ubisoft Montreal gunakan karyanya dan tak pedulikan lisensinya tanpa memberinya kredit atau kompensasi sama sekali.

Tak hanya digunakan untuk efek drone hacking, Blye mengklaim bahwa semua efek glitch yang ia buat saat ia masih berusia 15 tahun digunakan di beberapa efek pengganggu sinyal.

Baca Juga: Rainbow Six Extraction dan Siege akan Ditambahkan ke PC Game Pass

Efek glitch tersebut dibuat Ram Blye dengan teknik dasar dan kini ia membuatnya dengan teknik baru bernama ‘reverse engineered real-time compression’.

Halaman:

Editor: Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Hero Fighter Mobile Legends Wajib Punya di 2023

Senin, 30 Januari 2023 | 14:30 WIB

5 Game Android Terbaik Minggu Terakhir Januari 2023!

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:21 WIB
X