EA Salahkan Halo Infinite atas Kegagalan Battlefield 2042

- Jumat, 18 Februari 2022 | 10:30 WIB
Credit: EA, 343 Industries, DICE, Microsoft, Flickr, self-edit
Credit: EA, 343 Industries, DICE, Microsoft, Flickr, self-edit

Diorama.id – Battlefield 2042 menjadi salah satu game yang banyak dinanti fans setia serinya, namun gagal saat dirilis. Kendala game buatan DICE dan dipublish oleh EA tersebut tak hanya terbatas masalah bug, namun fungsi dari game-nya sendiri.

Hal ini membuat tak hanya review negatif yang membanjiri, namun juga menurunnya player Battlefield 2042 secara drastis. DICE telah siapkan update dan konten baru, namun mereka menundanya hingga waktu yang belum ditentukan.

Kegagalan Battlefield 2042 juga memicu fans untuk buat petisi yang mana meminta EA dan DICE kabulkan permintaan refund tanpa syarat. Petisi ini telah ditandatangani lebih dari 200 ribu player dari seluruh dunia.

Baca Juga: Mantan Dev Battlefield Heran dengan Keputusan DICE di Battlefield 2042

Namun, alih-alih introspeksi dan memperbaiki kesalahan mereka atas Battlefield 2042, EA justru menyalahkan keadaan dan perilisan game lain.

Melansir tulisan Tom Henderson di Xfire, CEO EA, Andrew Wilson mengatakan bahwa pengembangan Battlefield 2042 dari rumah selama dua tahun membuat DICE harus alami ragam kendala termasuk masalah performa.

Wilson melanjutkan bahwa beberapa pilihan desain Battlefield 2042 memang tidak selaras dengan apa yang diminta oleh komunitas.

Baca Juga: Petisi Refund Battlefield 2042 Dapatkan Banyak Dukungan

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Game Android Terbaik Minggu Pertama Februari 2023!

Minggu, 5 Februari 2023 | 15:41 WIB

Versi PC The Last of Us Remake Ditunda

Sabtu, 4 Februari 2023 | 12:00 WIB

Setahun Pergi dari EA, Knockout City Tutup Bulan Juni

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:47 WIB
X