Ubisoft Batalkan Turnamen Rainbow Six Siege di Abu Dhabi

- Kamis, 24 Februari 2022 | 14:00 WIB
Credit: Ubisoft, istimewa, custom edit
Credit: Ubisoft, istimewa, custom edit

Diorama.id – Turnamen Rainbow Six Siege menjadi salah satu patokan scene esports bisa dikatakan sukses setelah ragam game serupa seperti CSGO dan Valorant. Namun dalam praktiknya, banyak kendala yang harus Ubisoft hadapi, salah satunya adalah penolakan LGBTQ+.

Kendala ini terjadi ketika Ubisoft akan hadirkan turnamen di salah satu kota besar di Uni Emirat Arab yakni Abu Dhabi, sebuah kota yang sering dikritisi sebagai kota yang penuh masalah hak asasi manusia.

Laporan dari Amnesty jelaskan bagaimana Uni Emirat Arab miliki ‘penjara rahasia’ untuk para kriminal, termasuk penganut homoseksual yang juga akan diperlakukan seperti kriminal di mana di sana mereka akan dihukum penjara atau mati.

Baca Juga: Berikut Daftar Rencana Ubisoft atas Assassins Creed Valhalla

Ini membuat Ubisoft berpikir kembali untuk menjadikan Abu Dhabi panggung esports mereka mengingat banyaknya perbedaan yang mereka angkat.

Tak hanya laporan dari Amnesty, petisi fans juga meminta Ubisoft untuk hentikan turnamen Rainbow Six Siege tersebut di Uni Emirat Arab karena sangat membahayakan untuk mengembangkan ideologi esports mereka.

Hal yang menjadi pertimbangan lain adalah penyertaan anggota turnamen Rainbow Six Siege yang juga penganut LGBTQ+ dalam turnamen tersebut yang mana jika dilanjutkan, maka bisa saja membahayakan keselamatan mereka.

Baca Juga: Operator Baru Rainbow Six Siege, Azami Bisa Tambal Lubang

Dengan ragam pertimbangan tersebut, Ubisoft akhirnya mengumumkan di Twitter bahwa mereka akan membatalkan turnamen Rainbow Six Siege di Abu Dhabi bulan Agustus 2022 nanti dan akan memindahkannya ke kota yang belum ditentukan.

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PS5 Jailbreak Jadi Kenyataan

Senin, 3 Oktober 2022 | 11:48 WIB

Kode Redeem Destiny Girl Terbaru Oktober 2022!

Senin, 3 Oktober 2022 | 04:00 WIB
X