Ukraina Ingin Xbox dan PlayStation Hentikan Servis di Russia

- Kamis, 3 Maret 2022 | 09:00 WIB
Credit: Sony Interactive Entertainment, Microsoft
Credit: Sony Interactive Entertainment, Microsoft

Diorama.id – Perang yang saat ini tengah berkecamuk antara Russia dan Ukraina kini menjadi sorotan dunia. Ancaman Presiden Putin agar konflik mereka tidak diganggu negara lain membuat negara lain hanya bisa melihatnya dari kejauhan dan membantu semampunya untuk warga sipil Ukraina.

Konflik tersebut berdampak pada beberapa hal lain, salah satunya adalah video game, di mana Ukraina kini justru meminta bantuan kepada perusahaan seperti Xbox dan PlayStation untuk hentikan servis di Russia dan Belarus.

Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov mengatakan dalam akun Twitter resminya melalui surat terbuka untuk meminta PlayStation dan Xbox agar semua akun gamer Russia dan Belarus untuk diblokir sementara dan tak bisa mengikuti event seperti pertandingan esports dan yang lain.

Baca Juga: Sony: Horizon Zero Dawn 20 Juta Kopi!

Fedorov juga meminta warga Russia untuk lakukan protes demi menghentikan agresi militer ke Ukraina.

Tak hanya PlayStation dan Xbox, Fedorov juga memanggil beberapa perusahaan game lain seperti Riot Games, Electronic Arts, Ubisoft, dan Wargaming untuk menutup kantor mereka di Russia.

Hingga tulisan ini ditulis, Sony Interactive Entertainment dan Microsoft belum menjawab permintaan Fedorov.

Baca Juga: Valve Ingin Bantu Microsoft Hadirkan PC Game Pass ke Steam

Meskipun belum menjawab permintaan tersebut, namun Sony dan Microsoft telah berkontribusi untuk membantu Ukraina. Sony dengan berdonasi 2 juta USD untuk UNHCR, Agensi Pengungsi PBB, dan Save the Children, sementara Microsoft berencana untuk melindungi Ukraina dari serangan siber Russia.

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Marvels Spider Man Remastered Versi PC Sukses Besar!

Senin, 15 Agustus 2022 | 09:21 WIB

7 Game Android Terbaik Minggu Kedua Bulan Agustus 2022

Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:39 WIB
X