Imbas Perang Russia Ukraina, Developer Stalker 2 Tunda Pengembangan Game-nya

- Jumat, 4 Maret 2022 | 13:30 WIB
Credit: GSC Game World
Credit: GSC Game World

Diorama.id – Krisis invasi Russia atas Ukraina tak hanya membuat developer dan publisher game hentikan servis untuk Russia, namun peperangan ini juga mengakibatkan developer asal Ukraina terkena imbasnya. Salah satunya adalah developer Stalker 2 asal Kyiv, GSC Game World.

Dampak perang tersebut membuat GSC Game World menjelaskan situasi yang terjadi saat ini di Ukraina. Developer Stalker 2 tersebut mengaku akan tunda pengembangan game-nya karena situasi yang sangat genting.

GSC Game World berusaha menyelamatkan para staff-nya agar aman dari situasi perang di Ukraina yang saat ini tengah diinvasi oleh Russia dan dibantu oleh Belarus. Mereka berjanji untuk lanjutkan pengembangan Stalker 2 setelah perang berakhir.

Baca Juga: Game Survival Horror Stalker 2 Resmi Ditunda

Stalker 2 adalah game survival horror yang ceritakan dunia yang telah berubah setelah ledakan besar di tahun 2006. Ledakan ini akibatkan mutan, anomali mematikan, dan beberapa faksi mengubah Zone menjadi tempat yang sulit untuk ditinggali.

Sebuah artefak dengan nilai tak berharga menarik orang-orang yang disebut S.T.A.L.K.E.R. yang nekat masuk dalam Zone untuk mencarinya. Dalam perjalanannya, mereka akan mengetahui bagaimana rahasia yang tersimpan di Heart of Chernobyl.

Stalker 2 diumumkan tahun 2010 dan resmi dibatalkan tahun 2011, proyeknya dihidupkan kembali tahun 2018 oleh GSC Game World dan sempat berganti engine menjadi Unreal Engine 5.

Baca Juga: Belum Rilis, Stalker 2 Janjikan NFT yang Mungkinkan Pemainnya Menjadi NPC

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tanggal Rilis Portal RTX Resmi Ditentukan

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:03 WIB
X