Takkan Dijual, Take Two Masih Berjaya dengan Penjualan GTA V

- Rabu, 18 Mei 2022 | 12:00 WIB
Credit: Rockstar
Credit: Rockstar

Diorama.id – Lakukan akuisisi kini menjadi topik hangat di industri video game. Perusahaan seperti Activision Blizzard dan Bethesda yang kini berada dalam genggaman Microsoft seolah jadi tren latah di antara perusahaan yang sama.

Bagaimana tidak, tren tersebut diikuti oleh perusahaan lain untuk akuisisi perusahaan video game lain. Sebut saja rival abadinya, Sony Interactive Entertainment yang kini miliki Bungie, developer pertama game Halo milik Microsoft.

Hal ini mengundang sebuah tanya apakah perusahaan besar lain mulai diincar oleh Sony maupun Microsoft untuk akuisisi. Take Two Interactive, induk perusahaan dari Rockstar, 2K, dan yang lain menjadi salah satu yang disoroti.

Baca Juga: LA Noire dan Max Payne Baru Digoda oleh Take Two Interactive?

Kabar baiknya, CEO Take Two Interactive, Strauss Zelnick menampik pertanyaan tersebut dalam laporan penghasilan mereka dengan para investor (via IGN). Ia menjelaskan bahwa mereka takkan dijual dan suka menjadi organisasi independen.

Take Two Interactive memang takkan dijual, namun mereka sendiri justru lakukan akuisisi perusahaan video game. Awal tahun 2022 kemarin, mereka membeli publisher FarmVille, Zynga dengan harga hampir 13 miliar USD.

Mereka bahkan punya rencana untuk akuisisi perusahaan lain jika dibutuhkan. Namun dengan Zynga yang akan terus suntikkan dana bagi mereka dengan game mobile terlarisnya, bisa diprediksi bahwa Take Two Interactive takkan gegabah melakukannya.

Baca Juga: Versi Mobile dari GTA Trilogy Definitive Edition Ditunda

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Witcher Remake akan Jadi Game Open World

Selasa, 29 November 2022 | 11:41 WIB

Update Kode Redeem Dislyte Terbaru November 2022!

Senin, 28 November 2022 | 17:00 WIB

Emulator PS Vita Pertama Mulai Pengembangan di Android

Senin, 28 November 2022 | 15:00 WIB
X