Bocoran Konten Genshin Impact Region Baru Sumeru Hadirkan Kontroversi Whitewashing

- Jumat, 1 Juli 2022 | 18:03 WIB

Diorama.id - Fans dari Genshin Impact mungkin telah mengantisipasi kehadiran dari region baru dengan nama Sumeru sejak pertama kali terungkap pada trailer di tahun 2020 lalu. Namun sejak bocoran karakter-karakter Sumeru dirilis secara online beberapa saat yang lalu, beberapa pemain mengkhawatirkan bahwa developer melakukan "Whitewashing."

Whitewashing atau praktik dimana orang berkulit putih memerankan orang berwarna ini dianggap oleh komunitas dari Genshin Impact pada region baru Sumeru. Hal ini dikarenakan Sumeru merupakan region yang dibasiskan dari Asia Barat, dan Afrika Utara (SWANA).

Trailer yang menghadirkan karakter dari Sumeru memiliki kepala mesir, dan banyak NPC dari region tersebut memiliki nama Arab atau Sanskrit. Sebelum karakter tersebut dirilis di Internet, banyak fans dari Genshin khawatir tentang bagaimana studio yang dibasiskan di Shanghai ini bisa menghadirkan karakter-karakter yang memiliki ras SWANA di dalam game.

Baca Juga: Detil Event Genshin Impact Terbaru Core of The Apparatus dan Sedikit Tipsnya!

Hal ini dikarenakan umumnya karakter dari Genshin memiliki warna kulit terang, dan semua karakter NPC di Sumeru memiliki warna yang sama. Jadi bahkan ketika bocoran desain karakter yang ada bukan desain karakter yang akan dirilis dalam game, banyak pemain yang tidak optimis dengan karakter Sumeru dan menganggap bahwa desain tersebut tidak merepresentasikan orang-orang di Asia Barat dan Afrika Utara.

Perlu diketahui bahwa ini bukanlah kali pertama fans mendapatkan kritik karena representasi secara online. Beberapa saat yang lalu, Fans menemukan bahwa sebuah video dari developer Genshin yang mengungkapkan bahwa Hilichurl menggunakan Tarian adat yang akhirnya menjadi masalah.

Selain itu, Fans juga mempermasalahkan warna kulit Kaeya yang disebut sebagai Exotic yang menjadi masalah lainnya yang akhirnya diperbaiki di beberapa patch yang ada.

Perlu diketahui disini adalah Genshin Impact akan merilis 1 tahun konten yang dibasiskan dari interpretasi Hoyoverse terkait dengan orang-orang Swana. Jika developer tidak mengakomodir kritis dan feedback dari pemain, mungkin saja lebih dari setahun konten Genshin akan menyinggung kultur dari pemain Swana.

Halaman:

Editor: Jason Diorama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Game Android Terbaik Minggu Keempat November 2022!

Minggu, 27 November 2022 | 17:30 WIB
X