Microsoft Tawari Steam dan Nintendo Kontrak Call of Duty, Valve: Tidak Perlu

- Kamis, 8 Desember 2022 | 10:44 WIB
Valve mengaku tak perlu kontrak Call of Duty ke Steam / Gabe Newell, Activision Blizzard, Infinity Ward, Diedit oleh DIorama.id
Valve mengaku tak perlu kontrak Call of Duty ke Steam / Gabe Newell, Activision Blizzard, Infinity Ward, Diedit oleh DIorama.id

Valve mengaku penawaran kontrak Call of Duty di Steam tidak perlu dilakukan Microsoft pada mereka.

Diorama.id – Ketakutan Sony akan akuisisi Activision Blizzard karena sumber mesin uang mereka yakni Call of Duty terus didengungkan saat Microsoft mengumumkan akuisisinya.

Malas membaca page? Kamu bisa tambah ?page=all di belakang alamat laman ini untuk membaca semuanya tanpa page. Tentu saja kamu akan bisa membantu kami jika kamu mau membacanya per-page.

Microsoft yang memahami hal tersebut lantas memberikan beberapa penawaran kepada Sony Interactive Entertainment dengan kontrak tertulis selama beberapa tahun untuk Call of Duty.

Baca Juga: Tawari Call of Duty 10 Tahun Jika Sukses Akuisisi Activision Blizzard, Microsoft: Sony Hanya Gubris Regulator

Baca semua berita game terbaru di link berikut. Sementara berita teknologi di link berikut.

Sayangnya, Sony Interactive Entertainment lebih peduli dengan para regulator menurut Phil Spencer saat diwawancarai Bloomberg dibanding penawaran yang mereka berikan atas Call of Duty.

Tak hanya Sony Interactive Entertainment, Microsoft juga sambangi Steam dan Nintendo dengan memberikan penawaran yang sama untuk Call of Duty jika mereka sukses akuisisi Activision Blizzard.

Baca Juga: Microsoft Dilaporkan Tawarkan Konsesi Pada Sony atas Akuisisi Activision Blizzard

Halaman:

Editor: Ayyadana Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Game Android Terbaik Minggu Pertama Februari 2023!

Minggu, 5 Februari 2023 | 15:41 WIB

Versi PC The Last of Us Remake Ditunda

Sabtu, 4 Februari 2023 | 12:00 WIB

Setahun Pergi dari EA, Knockout City Tutup Bulan Juni

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:47 WIB
X